1. Pusat Bantuan
  2. Informasi Tentang Investasi Saham US di Pluang

Fitur Tipe Order Pada Saham AS

Hai SobatCuan!. Pluang saat ini menawarkan berbagai fitur menarik seperti fitur Market Order, Limit Order, Stop Order/Stop Loss, Stop Limit, dan Take Profit Order untuk membeli atau menjual aset Saham AS. Apa yang membuat mereka berbeda satu sama lain adalah cara order dieksekusi dan harga eksekusi. Oleh karena itu, pahami bagaimana setiap tipe order bekerja dan tipe order mana yang sesuai dengan gaya investasi kamu ya.

  • Market order memungkinkan kamu untuk mengeksekusi order beli atau jual segera dengan harga terbaik yang tersedia. Namun, itu tidak menjamin harga eksekusi. Jika pengguna menempatkan pesanan pasar di luar jam perdagangan reguler, itu akan dieksekusi saat pasar dibuka. Market order hanya tersedia selama pasar buka pukul 21.30 - 4.00 WIB (atau 20.30 - 03.00 WIB saat musim panas).

Sebagai contoh, kamu membeli sebuah saham saat harga pasar berada di $145,00. Harga eksekusi pesanan mungkin berakhir pada $145,05. Perbedaan ini tidak dapat dihindari untuk pesanan pasar, karena harga berasal dari buku pesanan. Untuk membeli atau menjual pada harga tertentu, lakukan limit order.


  • Limit Order memungkinkan kamu untuk mengeksekusi pembelian dan penjualan pada harga tertentu atau lebih baik. Kamu harus menetapkan limit price untuk menentukan jumlah maksimum yang bersedia kamu bayar untuk sebuah saham. Namun, order hanya dapat dieksekusi selama jam perdagangan, dan eksekusi order tidak dijamin. Anda akan dapat memilih kapan pesanan berakhir (hingga bursa ditutup atau hingga dibatalkan).

Sebagai contoh, kamu membeli sebuah saham dengan limit price $100,00. Order akan dieksekusi ketika harga pasar mencapai $100,00 atau lebih rendah, tetapi tidak akan dieksekusi di atas $100,00.


Sebaliknya, jika kamu menjual sebuah saham dengan limit price $50,00. Pesanan akan dieksekusi pada $50,00 atau lebih tinggi, tetapi tidak pernah di bawah $50.


  • Stop Order/Stop Loss Order memungkinkan kamu untuk mengeksekusi order beli/jual pasar setelah harga pasar mencapai titik harga tertentu, yang dikenal sebagai stop price. Namun, mirip dengan market order, tipe order ini tidak menjamin harga eksekusi.

Sebagai contoh, kamu membeli sebuah saham dengan stop price $110,00 saat harga pasar berada di $90,00. Setelah harga pasar naik dari $90,00 menjadi $110,00, pesanan kamu akan diubah menjadi market order untuk segera dieksekusi dengan harga terbaik yang tersedia. Sebaliknya, jika kamu menjual dengan stop price $110,00 ketika harga pasar berada pada $120,00, maka setelah harga pasar turun dari $120,00 menjadi $110,00, pesanan kamu akan diubah menjadi pesanan pasar untuk segera dieksekusi dengan harga terbaik yang tersedia.


Stop loss adalah istilah lain untuk sell stop order, artinya order ini membantu kamu untuk mengeksekusi sell limit order setelah harga pasar mencapai stop price. Kamu dapat menambahkan order stop loss sebagai exit strategy saat membuat order pembelian, dan order stop loss akan otomatis dipicu setelah order pembelian selesai/berhasil.


  • Stop Limit Order memungkinkan kamu untuk mengeksekusi limit order setelah harga pasar mencapai titik harga tertentu, yang dikenal sebagai stop price. Untuk membuat stop limit order, kamu harus menetapkan sebuah limit price, untuk menentukan harga maksimum yang kamu akan bayar untuk membeli sebuah saham. Namun, sama dengan limit order, eksekusi order tidak dijamin.

Sebagai contoh, ketika sebuah saham diperdagangkan pada harga $90,00, kamu membuat order pembelian dengan stop price $100,00 dan limit price $105,00. Order tersebut akan dieksekusi dengan limit order di $105,00 atau lebih rendah ketika harga pasar naik dari $90,00 menjadi $100,00. Sebaliknya, ketika kamu menempatkan order penjualan dengan stop price $85,00 dan harga limit $80,00, maka order akan dieksekusi pada $80,00 atau lebih tinggi setelah harga pasar turun dari $90,00 menjadi $85,00.


  • Take Profit Order memungkinkan kamu untuk menjual aset kamu menggunakan limit order setelah harga pasar mencapai titik harga tertentu, yang dikenal sebagai stop price. Mirip dengan stop loss, kamu dapat menambahkan order take profit sebagai exit strategy saat membuat order pembelian, dan order take profit akan otomatis dipicu setelah order pembelian selesai/berhasil.
  • Bagaimana Cara Menggunakan Stop Loss dan Take Profit Secara Bersamaan?

Kamu tidak harus menggunakan Stop Loss dan Take Profit secara bersamaan, tetapi jika kamu ingin menggunakan keduanya, berikut cara kerja kedua order tersebut:


  • Stop Loss dan Take Profit akan dieksekusi secara otomatis setelah order pembelian dieksekusi. Order pembelian bisa menggunakan tipe order apa saja, mulai dari Market Order hingga Stop Limit Order.
  • Jika harga turun dari harga beli dan mencapai harga Stop Loss, maka order Stop Loss akan dieksekusi dan Take Profit akan dibatalkan.
  • Sebaliknya, jika harga naik dari harga beli dan mencapai harga Take Profit, maka order Take Profit akan dieksekusi dan Stop Loss akan dibatalkan.

Sebagai rangkuman, jika salah satu dari kedua order tersebut dieksekusi, maka order yang lain akan dibatalkan. Cara kerja tersebut juga berlaku untuk pembatalan order. Membatalkan salah satu order akan membatalkan order yang lain. 


Untuk saat ini, order Stop Loss dan Take Profit hanya dapat ditambahkan di atas order pembelian.