Pertanyaan Umum Seputar Reksa Dana

Informasi Umum Seputar Reksa Dana

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar Investasi Reksa Dana :

Apakah saya bisa membeli dan menjual kapan saja saya mau?

Reksa dana dapat dibeli dan dijual kapan saja karena reksa dana bersifat terbuka sehingga tidak ada kedaluwarsa atau jatuh tempo. Transaksi pembelian dan penjualan tersebut akan didasarkan pada verifikasi yang dilakukan oleh manajer investasi dan bank kustodian.

Berapa keuntungan yang bisa saya dapatkan dari investasi reksa dana?

Imbal hasil yang bisa kamu dapatkan akan berbeda-beda untuk setiap produk reksa dana. Kamu dapat melihat performa historikal setiap produk untuk dapat melakukan estimasi keuntungan yang bisa kamu dapat. Tapi ingat semakin besar keuntungan dari suatu aset investasi juga akan dipengaruhi tingginya risiko aset tersebut.

Berapa lama frekuensi perubahan harga aset Reksa Dana di Pluang?

Harga Reksa Dana akan berubah sekali dalam sehari di hari kerja bursa

Apakah bukti kepemilikan dari unit Reksa Dana yang diinvestasikan?

Saat ini kamu dapat memeriksa Surat Keterangan Transaksi (SKT) dan laporan bulanan melalui AKses KSEI. AKses KSEI sendiri merupakan platform elektronik yang disediakan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk para investor.

Apakah NAV atau NAB/UP?

Harga di reksa dana disebut dengan NAV (Net Asset Value) atau NAB/UP (Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan). Nilai ini akan berubah berdasarkan pergerakan nilai reksa dana di pasar investasi.

Secara garis besar, NAB akan dihitung dengan menjumlahkan total aktiva bersih (Asset Under Management) yang kemudian dibagi dengan jumlah total unit yang beredar.

Apakah saya bisa mengalami kerugian dari investasi ini?

Produk reksa dana tetap memiliki risiko penurunan nilai. Hal ini dapat terjadi bila kondisi ekonomi atau sentimen instrumen portofolio sedang tidak baik. 

Apa itu Dollar Cost Averaging (DCA)?

DCA adalah strategi investasi di mana investor bisa menginvestasikan sejumlah uang secara rutin dan teratur, terlepas dari dinamika yang terjadi di pasar modal. Misalnya, menginvestasikan sebanyak Rp 500.000 secara rutin setiap bulan. Strategi ini dapat memudahkan investor, daripada menimbang-nimbang mencari kapan waktu yang tepat untuk membeli atau time the market.

Dengan melakukan DCA, jumlah investasi akan semakin besar dan akan memberikan imbal hasil yang lebih optimal. Ini lantaran ada efek bunga majemuk dalam berinvestasi, atau biasa disebut Compound Interest.

Efek dari Compound Interest adalah kondisi di mana keuntungan investasi yang ada saat ini bisa menumbuhkan keuntungan baru di masa depan. Dampaknya, imbal hasil yang dihasilkan pun akan mencetak pertumbuhan lebih tinggi.

Apakah pengguna hanya dapat berinvestasi ke salah satu produk reksa dana atau bisa keduanya? ( UOBAM Dana Rupiah dan UOBAM Dana Membangun Negeri)

Kamu bisa berinvestasi ke beberapa produk reksa dana yang Pluang sediakan di saat yang bersamaan