Apa Dampak Jika Delisting Terjadi?

Apa itu Delisting?

Delisting adalah penghapusan suatu emiten di bursa saham secara resmi oleh BEI (Bursa Efek Indonesia), yang mana artinya saham yang sebelumnya diperdagangan di bursa akan dihapus dari daftar perusahaan publik. Sehingga aset investasi atau saham perusahaan terkait tidak dapat diperdagangkan secara bebas di pasar modal.

Lalu, apa ya dampaknya jika delisting terjadi pada aset yang kamu miliki?

Tentunya Sobat Cuan tidak perlu khawatir, karena dapat kami informasikan semua dana investor disimpan dengan aman ke dalam rekening terpisah di bawah lembaga kliring. Aset Emas di Pluang sangat transparan dan terukur dalam bursa karena kami bekerja sama dengan Jakarta Futures Exchange (JFX). Untuk Ekuitas Global seperti Indeks Saham, lembaga kliringnya adalah KBI, sedangkan saham AS yang dibeli melalui Pluang tersimpan dengan aman karena untuk pelaksanaan transaksi dan penjaminan kliringnya dilakukan oleh Indonesia Clearing House (ICH).
Aset kripto disimpan dalam lembaga kliring yang bekerjasama dengan PT Bumi Santosa Cemerlang (BSC) yang sudah terdaftar di Bappebti dengan nomor 012/BAPPEBTI/CP-AK/4/2022., sedangkan produk reksadana tersimpan pada bank kustodian dari masing-masing produk.

Seandainya delisting terjadi, tentunya sebagai bentuk perlindungan bagi investor ritel yang tercakup dalam POJK Nomor 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal, emiten wajib membeli kembali (buyback) saham dari para investor apabila akan delisting sehingga terdapat jalur/sarana bagi investor untuk menjual kembali saham yang dimiliki.