1. Pusat Bantuan
  2. Informasi Seputar Perdagangan Berjangka di Pluang

Pengertian Umum Perihal Kontrak Berjangka

Pertanyaan Umum Perihal Kontrak Berjangka

1. Apa Itu Kontrak Berjangka?

Definisi Kontrak Berjangka

Kontrak berjangka atau juga dikenal dengan sebutan futures contract dalam dunia keuangan merupakan suatu kontrak standard yang diperdagangkan pada bursa berjangka, untuk membeli ataupun menjual aset komoditi acuan dari instrumen keuangan pada suatu tanggal di masa akan datang, dengan harga tertentu sebagaimana ditetapkan di dalam kontrak yang diperdagangkan di Bursa Berjangka. (UU No.10 Tahun 2011)

Tanggal dimasa akan datang tersebut disebut dengan istilah tanggal penyerahan atau dikenal juga dengan istilah delivery date atau tanggal penyelesaian akhir final settlement date. Harga tertentu disebut dengan istilah harga kontrak berjangka (futures price). Harga dari aset acuan pada saat tanggal penyerahan disebut dengan istilah harga penyelesaian (settlement price).

2. Apa yang Dimaksud dengan Bursa Berjangka?

Pengertian Bursa Berjangka

Bursa berjangka adalah badan usaha yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana kegiatan jual beli komoditi berdasarkan Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah, dan/atau Kontrak Derivatif lainnya.

3. Apa yang Dimaksud dengan Lembaga Kliring Berjangka

Lembaga Kliring

Lembaga Kliring Berjangka adalah suatu badan usaha yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk pelaksanaan kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi Perdagangan Berjangka.

Apa yang Dimaksud dengan Bakti?

Bakti

Bakti adalah Badan Arbitrase yang khusus didirikan untuk menyelesaikan sengketa-sengketa di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi dan transaksi lain yang diatur/diawasi oleh BAPPEBTI.

4. Apa yang Dimaksud dengan Pialang Berjangka?

Pengertian Pialang Berjangka

Pialang Berjangka adalah badan usaha yang melakukan kegiatan jual beli komoditi berdasarkan Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah, atas amanat nasabah dengan menarik sejumlah uang dan/atau surat berharga tertentu sebagai margin untuk menjamin transaksi tersebut.

Di Indonesia, pialang berjangka beroperasi di bawah regulasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sampai saat ini, total ada 96 perusahaan pialang berjangka yang terdaftar secara legal di Bappebti.