1. Pusat Bantuan
  2. Informasi Tentang Investasi Saham US di Pluang

Perbedaan antara Price to Earnings Ratio (PER) & Return On Equity (ROE)

Apa itu PER dan ROE?

PER

PER atau price to earnings ratio adalah indikator yang biasa digunakan oleh investor untuk menentukan seberapa murah suatu perusahaan dinilai oleh pasar saat ini dengan membandingkan harga per saham terhadap laba perusahaan per saham. Semakin rendah PER mengindikasikan semakin murah suatu perusahaan dinilai oleh pasar. Namun, biasanya nilai ini akan dibandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis atau tren di masa lalunya agar dapat diinterpretasikan dengan lebih baik.

 

PER = Stock Price / Earnings per Share

 

Sebagai contoh dua perusahaan dalam industri yang sejenis, yaitu GGRM dan HMSP memiliki PER masing-masing 24.10 dan 17.17. Apabila tidak memperhitungkan faktor-faktor lainnya, maka investor akan memilih untuk membeli saham HMSP dibandingkan GGRM karena HMSP saat ini valuasinya lebih murah dibandingkan dengan GGRM diindikasikan dengan nilai PER yang lebih rendah.

 

ROE

Sementara ROE atau return on equity adalah indikator yang biasa digunakan oleh investor untuk mengukur seberapa efisien perusahaan dalam mengkonversi modal atau aset tanpa hutang menjadi profit dengan membandingkan laba bersih terhadap ekuitas pemegang sahamnya. Semakin tinggi ROE mengindikasikan semakin efisien perusahaan dalam memanfaatkan ekuitas atau aset tanpa hutang yang dimilikinya. Namun, biasanya nilai ini akan dibandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis atau tren di masa lalunya agar dapat diinterpretasikan dengan lebih baik.

 

ROE = Net Income / Shareholders' Equity

 

Sebagai contoh dua perusahaan dalam industri yang sejenis, yaitu GGRM dan HMSP memiliki ROE masing-masing 15% dan 24%. Apabila tidak memperhitungkan faktor-faktor lainnya, maka investor akan memilih untuk membeli saham HMSP dibandingkan GGRM karena nilai ROE HMSP lebih tinggi yang mengindikasikan perusahaan lebih efisien dalam mengkonversi modal atau aset tanpa hutang menjadi profit.