Pertanyaan Umum Seputar Stock Split dan Reverse Stock Split

Stock Split dan Reverse Stock Split

  1. Apa itu Stock Split?

Stock split adalah ketika perusahaan membagi saham yang ada menjadi beberapa saham baru untuk meningkatkan likuiditas saham. Meskipun jumlah saham yang beredar meningkat, total nilai dari saham tersebut tetap sama dibandingkan dengan jumlah sebelum stock split, karena pemisahan tidak menambah nilai riil apa pun. Stock split akan mulai berlaku pada ex-date.

Sebagai ilustrasi kamu dapat melihat pada contoh case berikut ya sobat cuan :)

Nilai saham Amazon (AMZN) saat ini adalah $2.000/saham dan Amazon mengumumkan pemecahan saham 4:1.

Jika kamu memiliki 5 saham AMZN sebelum stock split, maka setelah stock split kamu akan memiliki 20 saham AMZN dengan nilai $500/saham.

Catatan: Jika jumlah saham yang kamu miliki tidak sesuai dengan trading rules Pluang 15 menit sebelum bursa ditutup pada cum-date, maka kamu setuju untuk menjual jumlah saham yang dibutuhkan secara otomatis.

 

2. Apa itu Reverse Stock Split?

Reverse stock split adalah jenis aksi korporasi yang menggabungkan jumlah saham yang ada sehingga menjadi lebih sedikit (dengan harga yang lebih tinggi). Reverse stock split membagi jumlah total saham yang ada dengan angka seperti 5 atau 10, yang kemudian masing-masing disebut reverse stock split 1-untuk-5 atau 1-untuk-10. Reverse stock split juga dikenal sebagai konsolidasi saham, penggabungan saham, atau rollback saham dan merupakan kebalikan dari pemecahan saham (stock split), di mana suatu saham dibagi (split) menjadi beberapa bagian.

Sebagai ilustrasi kamu dapat melihat pada contoh case berikut ya sobat cuan :)

Nilai saham Amazon (AMZN) saat ini adalah $2.000/saham dan Amazon mengumumkan reverse stock split saham 1:10.

Jika kamu memiliki 100 saham AMZN sebelum reverse stock split, maka setelah stock split kamu akan memiliki 10 saham AMZN dengan nilai $20000/saham.

 

Catatan: Jika jumlah saham yang kamu miliki tidak sesuai dengan trading rules Pluang 15 menit sebelum bursa ditutup pada cum-date, maka kamu setuju untuk menjual jumlah saham yang dibutuhkan secara otomatis. Semua transaksi yang masih berstatus Berlangsung juga akan dibatalkan secara otomatis saat bursa ditutup pada cum-date.