1. Pusat Bantuan
  2. Informasi Tentang Investasi Aset Kripto di Pluang

Apa itu USDT dan BIDR?

Mengenal Stablecoin

Stablecoin merupakan aset kripto yang nilainya ditetapkan pada harga aset fisik lain dengan harga cukup stabil seperti mata uang fiat (dollar, euro, atau rupiah) dan harga komoditas seperti emas. Tujuan dari diciptakannya stablecoin ini adalah sebagian besar untuk melindungi harga terhadap kenaikan volatilitas yang tinggi pada pasar mata uang kripto.

 

Stablecoin juga mata uang bersifat global dengan volatilitas yang rendah, sehingga pengguna dapat menggunakan aset kripto ini untuk pembayaran. Keuntungan lainnya adalah stablecoin menyajikan transaksi dengan kecepatan tinggi dengan harga yang lebih hemat di kantong dan cocok untuk digunakan setiap hari.

 

USDT

United States Dollar Tether (USDT) adalah sebuah aset kripto stablecoin yang nilai per asetnya senilai dengan US$ 1. Sehingga, pergerakan naik turunnya mengikuti kurs dolar, berbeda dengan aset kripto lain seperti bitcoin. USDT ini didirikan oleh Tether, perusahaan yang berbasis di Hong Kong. Hingga Oktober 2021, USDT adalah aset kripto kelima terbesar diukur dari kapitalisasi pasarnya, bernilai lebih dari $68 milyar. 

 

BIDR

Binance Indonesian Rupiah (BIDR) adalah aset yang mempermudah pengguna Indonesia untuk trading. BIDR adalah aset yang dipasangkan langsung oleh Binance, karena itu likuiditas aset ini dikelola oleh Binance. Nilai BIDR berpatokan dengan mata uang rupiah (IDR). Saat ini BIDR tersedia untuk pembelian langsung dan penukaran dengan nilai 1 BIDR setara 1 rupiah.

 

Aset kripto mana saja yang menggunakan BIDR?

Berikut adalah aset kripto di Pluang yang menggunakan pair BIDR:

  • Bitcoin (BTC)
  • Ethereum (ETH)
  • Binance (BNB)
  • Polkadot (DOT)
  • Cardano (ADA)
  • Dogecoin (DOGE)
  • Swap (SXP)
  • Polygon (MATIC)
  • Solana (SOL)

Aset-aset kripto lainnya menggunakan pair USDT lalu di-convert ke IDR di aplikasi Pluang menggunakan harga real time USDT/BIDR.